Abstract Penelitian ini berujuan untuk menjelaskan kondisi dan faktor-faktor penyangga dari suatu masyarakat multikultur khususnya di Kota Surabaya.Metode penelitian yang digunakan adalah metode
multikulturalsangat penting dilakukan untuk mengatasi konflik sosial sebab dalam prosesnya, pendidikan mampu mewujudkan m asyarakat yang baru. Transformasi akan
Dalamhal ini, sosialisasi masyarakat multikultural begitu strategis dan dibutuhkan dalam rangka mewujudkan masyarakat Indonesia yang ideal dan lestari. Ket. klik warna biru untuk link Berikutnya. E. Nilai dan Norma Sosial Download Lihat Juga 1. Materi Sosiologi tentang Ragam Gejala Sosial dalam Masyarakat. Kelas X IPS [With Voice] Youtube Link.
Kelompoksocial yang satu berbeda dari kelompok social yang lain, walaupun mereka termasuk dalam suatu masyarakat yang sama. Max weber mengemukakan bahwa kelompok masyarakat majemuk berkaitan dengan tatanan yang mengikat dan dipengaruhi oleh kondisi ekonomi, politik, dan kebudayaan.
Untukmendasarkan teorinya tentang hak-hak minoritas, Kymlicka bertolak dari subjek hak. Tidak seperti lazimnya dalam teori-teori liberal tentang hak, subjek hak di sini bukan individu, melainkan subjek kolektif atau kelompok. Dan ini didiferensiasikan menjadi tiga, yakni di samping (1) gerakan-gerakan sosial baru (gerakan kaum homoseksual
multikultural Perbedaan masyarakat seharusnya menjadi dasar untuk mempertahankan identitas dengan menjaga integrasi bangsa, bukan sebagai pemicu konflik antar kelompok. Melalui pendidikan Islam multikultural, tulisan ini memberikan alternatif resolusi konflik agama di Indonesia berdasarkan nilai-nilai yang terkandung dalam ajaran Islam.
.
makalah perkembangan kelompok sosial dalam masyarakat multikultural